Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Untuk Bayi Yang Baru Lahir. Ibu Atau Bapak Perlu Membacakan Ini.

Untuk Bayi Yang Baru Lahir. Ibu Atau Bapak Perlu Membacakan Ini.

Untuk bayi yang baru lahir, ibu bapa perlu membacakan:

1. Surah Al-Fatihah.
2. 5 ayat pertama surah al-Baqarah ('alif lam mim' hingga 'muflihun').
3. Ayat Kursi.
4. 2 ayat terakhir surah al-Baqarah ('amanar rasul' hingga 'kafirin').
5. Ayat ke-18 hingga 24 surah al-Hasyr ('ya ayyuhallazina amanu' hingga 'azizul hakim')
6. 4 Qul (Al-Kafirun, al-Ikhlas, al-Falaq, an-Nas) 

Kemudian hembuskan di ubun-ubun kepala anak kecil.
Bacakan setiap pagi dan petang.
Moga-moga anak kita sentiasa membesar dengan baik dan soleh/ah, serta dihindarkan dari perkara yang tidak baik (syaitan, jin, nafsu yang kuat ke arah keburukan).

Antara doa lain yang disunnahkan untuk membaca kepada bayi:

اَللَّهُمَّ إِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu untuknya dan untuk keturunannya dari syaitan yang terkutuk.” [Surah Ali Imran ayat 36]

أُعِيذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

"Aku memohon perlindungan dengan kalimah-kalimah Allah yang sempurna, dari semua godaan syaitan dan binatang pengganggu serta dari pandangan mata yang buruk. [HR. Abu Daud]
Baca selengkapnya

Wednesday, December 12, 2018

Ketua MUI Kec. Cileungsi, KH. Aos Firdaos Bin H. Hamdan Meninggal Dunia

Almarhum KH. Aos Firdaos.
Ketua MUI Cileungsi - Bogor.
*INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN*

Berita Duka:
Kami atas nama Keluarga Besar MUI Kab.Bogor mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya *KH. AOS FIRDAOS bin H. HAMDAN, ketua MUI Kec.Cileungsi, pada hari Rabu, 12 Desember 2018 pukul 15:20 WIB di RSUD Cibinong.*

Beliau wafat sesaat setelah mengikuti Rapat Koordinasi di MUI Kab.Bogor.

Mudah-mudahan almarhum wafat dalam keadaan husnul khotimah, dan berada dalam rahmat Allah.SWT.

Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.
Proses Pemakaman Ketua MUI Cileungsi.
Melalui pesan ini juga kami mengajak masyarakat untuk bersedia membacakan surat al-Fatihah dan doa untuk beliau.

اللهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ - أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

*Dewan Pimpinan MUI Kab.Bogor*

Ketua Umum,
*Dr. KH. Ahmad Mukri Aji, MA. MH.*

Sekretaris Umum,
*H. Romli Eko Wahyudi, MM.*
Baca selengkapnya

Wednesday, November 28, 2018

Sunatan Massal Untuk Umum CSR PT. VOKSEL di RS. THAMRIN Cileungsi.

Ilustrasi Sunatan Massal.
Pengumuman Untuk Warga Cileungsi, Bantargebang dan sekitarnya.

PERHATIAN
Kami dari Komite CSR PT Voksel Electric Tbk bekerjasama dengan RS Thamrin Cileungsi akan mengadakan khitanan massal pada :
Hari : Minggu
Tgl : 16 Desember 2018
Jam : 09.00
Tempat : Rumah Sakit Thamrin Cileungsi
IKLAN CALEG DPR RI.
Yang bisa kami berikan adalah:
Biaya sunat gratis
Uang saku
Sarung
Peci
Celana sunat
Piagam
Nasi box

Bagi yang berkenan,  segera mendaftar ke kami, dengan mengisi formulir dan melampirkan pas foto ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar.

Demikian kami sampaikan, terima kasih

Hormat kami
Komite CSR Voksel



(Saya Menyampaikan Perihal Ini Dan Menyediakan Formulir Pendaftaran)
Bisa Menghubungi:
Jamal / 0856 2392 678 Via Whatsapp/SMS
Jaelani / 0899 0019 009 Via Whatsapp/Telp.
Http://www.lpkjamal.org
Semoga Informasi Ini Bermanfaat.

Baca selengkapnya

Monday, November 26, 2018

Tulisan Ini Sebagai Bahan Diskusi Saja, Antara Islam, PKI, PKS, Marhaen, Jokowi, Prabowo, Megawati, Amien Rais, Soeharto, Soekarno Dan Tokoh Bangsa Lainnya

Gambar Hanya Pemanis Saja.
Tulisan Ini Saya Copy Paste Dari Facebook.

Mengapa ada yang benci Jokowi ?
Dulu waktu Jokowi mencalonkan diri sebagai Walikota Solo, PAN ada bersama dia. Periode kedua, PKS ikut berkoalisi mendukung Jokowi. Ketika sahabat saya yang juga kader PKS dan juga elite PKS mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah di Sumatera Barat, dia menggandeng kader PDIP sebagai wakilnya. Saya sempat tanya apa alasannya memilih PDIP sebagai mitra koalisi? jawabnya sederhana tapi membuat saya terkejut. “ Apa yang diperjuangkan oleh PDIP itu juga yang diperjuangkan PKS. Idiologi PDIP itu membela kaum marhaen, kaum lemah. Hakikat Islam yang diperjuangkan adalah kaum lemah untuk keadilan." Namun ketika Jokowi diusung oleh PDIP sebagai capres, maka keadaan menjadi lain. Mengapa ? pertama karena Presiden adalah jabatan pimpinan Nasional, maka ini berhubungan dengan agenda nasional, masalah idiologi. Kedua, Jokowi di usung oleh PDIP. Sebagaimana diketahui bahwa di Indonesia ini hanya ada dua partai berbasis idiologi, yaitu PDIP dan PKS.
PDIP.
Marhaen adalah ajaran Soekarno yang intinya membela kaum tertindas agar mandiri dan kuat. Apa yang dimaksud dengan marhaen itu ? Marhaen adalah nama petani asal jawa barat sebagai lambang anak bangsa punya alat berproduksi untuk kehidupan diri dan keluaganya. Kemudian PDIP menterjemahkan marhaen itu dengan istilah wong cilik. Kalau dilihat sekilah, marhaen itu hampir sama dengan ajaran komunis sosialis yang membela kaum buruh dan tani. Tapi jelas kalau anda baca buku tulisan Soekarno, ada perbedaan yang prinsip dengan komunis sosialis. Namun didalam Marhaen semua golongan bisa nyaman. Golongan Islam, Nasionalis. sosialis, tentara, ada. Soekarno tidak mengajak orang perang kelas. Tidak mempersoalkan perbedaan sosial. Tidak. Soekarno menggunakan Marhaen untuk melahirkan Pancasila sehingga diterima semua golongan.
Apa yang menjadi ruh dari Marhaen dalah Pancasila. Marhaen tidak bicara golongan atau kelas tapi bicara sistem yang menjajah. Bagi Soekarno kelas itu ada karena sistem. Maka sistem itulah yang harus diperangi. Maka kemerdekaan itu adalah keniscayaan. Soekarno yakin untuk mencapai kemandirian masyarakat marhaen harus melalui revolusi. Makanya walau setelah indonesia merdeka, Soekarno masih menggunakan jargon Revolusi. Dan dia disebut sebagai bapak revolusi yang senantiasa mengobarkan api revolusi. Mengapa ? Karena setelah merdeka, sistem belum bisa mengubah nasip kaum marhaen. Sistem patron dan clients yang melekat dengan kebudayaan Indonesia masih terjebak dengan feodalisme dan menindas kaum marhaen.
PKS.
Banyak orang menilai PKS itu identik dengan HTI , yang punya cita cita mengubah NKRI menjadi Negara Islam atau ingin mengubah Pancasila menjadi Syariah. Itu tidak tepat. Kalau sampai terjadi persepsi seperti itu dapat dimaklumi karena PKS adalah reinkarnasi gerakan politik islam sejak kematian Masyumi oleh rezim Soekarno dan Soeharto. Gerakan itu bangkit sejak tahun 1970 namun lebih kepada gerakan dakwah. Tidak bicara politik. Makanya Soeharto tidak curiga. Tetapi diam diam gerakan itu terus membesar. Karena ada Mohammad Natsir yang merupakan tokoh Masyumi dan juga penggerak utama DDII (Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia), yang belakangan berhasil menarik pensiunan jenderal dan elite politik ujtuk mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Soeharto dalam bentuk petisi 50. Sejak itu M Natsir dan kawan kawannya di cekal seumur hidup.
Walau gerakan itu semakin dipersempit ruangnya karena sudah masuk radar di curigai Soeharto, namun secara diam diam mereka terus bergerak melalui LDK ( lembaga Dakwah Kampus ), yang kemudian banyak bergerilya di dalam kampus dan tetap bagian dari DDII. Lambat laun menjadi gerakan Tarbiyah yang bukan hanya membangun masjid di kampus tapi juga lembaga pendidikan Nurul Fikri, lembaga dakwah Khoiru Ummah, kelompok kesenian nasyid, dan majalah Sabili. Selain itu, gerakan Tarbiyah juga menyebarkan berbagai gagasan dan pemikiran mereka melalui buku-buku yang diterbitkan antara lain oleh penerbit Gema Insani Press (GIP), Pustaka Al-Kautsar, Era Intermedia, dan Asy-Syamiil.
Ketika tahun 1998, Soeharto jatuh, dan kaum reformis menang, gerakan islam yang tadinya dibawah tanah, segera bangkit mengambil kesempatan ini. Apakah yang muncul Masyumi ? wajah baru dalam gerakan kesatuan Islam ? Tidak. Mengapa ? karena tokoh pemersatu gerakan islam ketika itu Amin Rais tidak komit. Seandainya Amin Rais sebagai tokoh gerakan Reformasi bersedia menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang ( PBB) , kemungkinan besar PK tidak akan pernah ada. Bahkan PKB dan PAN juga tidak ada. PBB akan sangat besar seperti era kejayaan Masyumi tahun 1955 karena gabungan dari semua gerakan islam. Tapi Amin Rais menolak jadi tokoh gerakan islam dan mendirikan partai pribadinya yang bernama PAN. Karena itu lahirlah PK, yang kemudian menjadi PKS.
Nah siapa yang ada didalam PK itu? ya dari semua gerakan islam. Tidak ada satupun golongan islam yang dominan. Mereka dengan latar belakang aliran Islam berbeda berkumpul menjadi satu di partai ini. Orang dengan pemahaman agama seperti apa pun bisa masuk PK. Di partai ini, ada orang berlatar belakang Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, dan aliran lainnya. Jadi kalau sampai ada orang HTI masuk dalam PK itu juga tidak bisa dipungkiri atau keluarga dari mantan pemberontak DII/TII juga bisa. Tapi PK ternyata tidak begitu efektif menarik massa islam. Karena terjadi banyak faksi PK sehingga arah perjuangan tidak jelas. Terbukti dalam pemilu suara PK hanya satu koma.
Tahun 2002 PK berubah menjagi PKS. Saat itulah PKS sangat berbeda dengan PK. PKS menjadi partai terbuka dan syariat islam adalah masa lalu. Tentu perubahan politik PKS ini membuat kader akar rumput dari berbagai aliran islam seperti HT dan lain lain merasa di khianati. Karena agenda mereka ingin mengubah Pancasila dan UUD 45 menjadi Syariat Islam. DI Era SBY banyak kader PK yang mengundurkan diri. Namun sejak Pemilu 2014, SBY berhasil mempersatukan ormas islam seperti HTI, Syalafi, Masyumi, FUI, FPI, untuk mendukung PKS, PAN dan PKB berhadapan dengan PDIP yang mencalonkan Jokowi sebagai Presiden.
Perseteruan antar Idiologi.
Semua tahu adanya kesepakatan China ASEAN free Trade Area yang memungkinkan China punya akses luas ke Indonesia dalam hal investasi dan perdagangan itu ditanda-tangani era SBY. Yang ketika itu SBY didukung oleh koalsi partai islam. Tetapi anehnya issue soal Jokowi pro China dan PKI yang sengaja di hembuskan oleh kubu Prabowo, langsung di makan oleh akar rumput partai pendukung Prabowo. Mengapa ? karena ada alasan historis yang rasional tentang issue tersebut. Ceritanya begini. Seusai Pemilu 1955, diadakan sidang konstituate yang bertujuan mengubah UUD 45. Kelompok Islam sudah diatas angin untuk mengubah UUD 45 sesuai dengan syariah islam dengan mengembalikan tex Pancasilan sesuai dengan Piagama Jakarta. Soekarno tidak happy atas situasi sidang konstituante itu. Kalau sampai Soekarno menolak perubahan UUD 45 yang dirancang oleh Konsituante bentukan Pemilu 1955, itu bukan karena Soekarno anti demokrasi tapi lebih karena kekawatirannya perubahan UUD 45 akan melahirkan feodalisme gaya baru melalui patron agama. Apalagi ketika itu Masyumi berhasil menjadi partai besar. Atas dukungan dari TNI, Soekarno mengeluarkan dekrit presiden kembali ke UUD 45 secara murni maka saat itulah genderang perang dengan patron kaum agama, khususnya golongan islam yang punya agenda syariah. Tentu mereka sakit hati. Karena apabila tidak ada dekrit presiden, perjuangan mendirikan negara islam sudah terjelma.
Tentu Soekarno bersikap seperti hal tersebut punya alasan yang kuat. Soekarno percaya bahwa antara islam , nasionalis dan komunis punya agenda sama yaitu bagaimana membela kaum marhaen dan mendobrak mata rantai patron yang membelenggu kemandirian kaum marhaen. Makanya NU menyatakan keluar dari Masyumi dan bergabung dalam barisan nasional mendukung Soekarno bersama PKI, PNI, yang kemudian di kenal dengan NASAKOM. Musuh kaum marhen setelah merdeka bukanlah orang asing tapi bangsa sendiri yang masih punya mental feodal dalam hubungan antara patron dan clients. Politisi agama tak lain memberikan peluang patron agama menindas clients yang juga kaum marhaen. Karenanya tanpa ragu Soekarno melibas semua patron islam yang berpolitik dan makar. TNI tanpa ragu ada dibelakang Soekarno bukan hanya karena loyalitas tapi juga TNI diberi hak berpolitik. Sehingga semua dalam barisan strategis menuju indonesia mandiri.
Kelompok islam punya agenda yaitu mendirikan negara berbasis syariah. Karenanya mereka tidak pernah menganggap musuh selain PDIP. Bagi mereka semua partai selain PDIP adalah pragmatis, yang bisa berubah haluan kapan saja tergantung situasi dan kondisi politik. Jadi musuh golongan islam adalah kelompok yang memperjuang idiologi. Dan itu adalah Marhaen yang dibungkus dengan Partai Nasionalis, yang kemudian berinkarnasi menjadi PDIP. Benarkah ? Perhatikan sejarah berikut: Di era Soeharto walau bagaimanapun sikap keras Soeharto terhadap kelompok radikall islam, Ormas islam mayoritas dan kelompok intelektual islam tetap menaruh harapan kepada kepemimpinan Soeharto sebagai soft landing untuk hadirnya kekuatan baru islam di Indonesia. Setelah Soeharto jatuh dan Megawati berhasil menjadikan PDIP sebagai pemenang pemilu 1999, namun gagal sebagai RI-1. Kursi presiden jatuh kepada Gur Dur. Mengapa? Adanya poros tengah yang merupakan koalisi partai islam yang memastikan Gus Dur unggul dalam Voting di MPR. Megawati harus ikhlas menerima posisi sebagai wakil presiden.
Tampilnya SBY ke panggung politik, karena semua ormas islam dan Partai islam bersatu mendukung SBY dengan tekad asal bukan Megawati ( asal bukan PDIP). Padahal ketika itu Megawati berpasangan dengan Hashim Muzadi yang juga ketua PBNU namun tidak ada pengaruhnya meredam issue negatif bahwa PDIP anti islam. Tahun 2009 Megawati berpasangan dengan Prabowo dengan harapan kelompok islam yang ada dibelakang SBY bisa menyeberang ke Megawati. Namun tidak ada pengaruhnya. SBY semakin solid dengan Partai islam dan ormas islam. Nah tahun 2014, Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa dari PAN. Semua partai islam dan ormas islam bersatu mendukung Prabowo. Mengapa ?
ini bukan karena Prabowo hebat dan dipercaya tetapi karena Jokowi diusung oleh PDIP. Musuh mereka bukan Jokowi tetapi PDIP. Ini dendam lama yang tak pernah padam. Samahalnya sekarang. Semua elite partai islam seperti PKS dan PAN sangat paham bahwa kinerja Jokowi tidak perlu diragukan. Mereka sangat tahu bahwa Jokowi adalah pemimpin terbaik yang pernah ada di Indonesia, tetapi masalahnya ini soal politik. Idiologi marhaen yang ada pada PDIP itulah pokok persoalannya. Walaupun Jokowi berpasangan dengan KH. Ma’ruf Amin yang tokoh NU dan juga ketua Umum MUI, tidak ada pengaruhnya mengurangi kebencian kelompok islam yang masih bermimpi mendirikan negara berbasis syariah. Kelompok islam tidak peduli bila Prabowo punya agenda seperti era Orba yang pernah membuat luka perjuangan islam. Bagi mereka itu lebih baik daripada negara dibawah kendali kaum marhen dan nasionalis yang pasti membuat agenda mereka mendirikan negara berbasis syariah terkubur zaman.
Kesimpulan
Ketidak sukaan sekelompok umat islam terhadap Jokowi khususnya yang ada di Sumatera Barat- Riau yang dulu sebagai basis PRRI dan Jawa Barat yang dulu sebagai basis DII/TII. Itu bagian dari sejarah gelap bangsa ini yang sampai sekarang masih menyimpan dendan. Masih ada sekelompok orang tidak pernah seratus persen menerima Pancasila sebagai falsafah negara, sebagai dasar idiologi negara. Padahal di era sekarang idiologi tidak lagi sebagai panglima sejak Komunis bangkrut di Uni Soviet dan China jadi kapitalis, dan pasar terpuruk di jantung kapitalis Wallstreet. Turki sebagai simbol khilafah yang pernah sukses berkuasa 600 tahun, bergandengan tangan dengan China dan Rusia yang sekular. Arab sebagai pengawal dua kota suci, mulai berhutang RIBA untuk APBN nya dan menerapkan pajak penjualan. Jadi kalau masih bermimpi berkuasa dengan alasan menegakan syariah islam secara kaffah, itu sudah ketinggalan jaman. Cara berpikir terbelakang dan tidak intelek.
Era sekarang adalah era kolaborasi dan sinergi antara golongan, antar bangsa, antar agama. Semua bertujuan untuk perdamaian agar mencari uang mudah, berbahagia dengan cara sederhana. Pemimpin hebat tidak ditentukan oleh pendidikan atau sipil militer, ulama non ulama tetapi oleh akhlak. Orang memilih pemimpin karena akhlaknya. Apa dasar memilih pemimpin ? dia punya sifat rendah hati dan hidupnya sederhana. Bijaksana, yang tidak mudah menciptakan konplik dan musuh. Jujur dan amanah. Setia kepada keluarga dan sahabat. Cerdas. Konsisten, dan bertanggung jawab karena itu. Tidak mementingkan diri sendiri dan keluarga. Bukan dari golongan hamba sahaya atau yang hidup dari derma dan donasi. Tapi sebagai wirausaha yang mampu menghidupi dirinya sendiri dari kreatifitas akal. Dan yang sangat penting adalah Taat menjalankan agama. Itu semua ada pada Jokowi.
Baca selengkapnya

Tuesday, September 4, 2018

Pendaftaran Beasiswa Imam Shafie College Mukalla Hadhramawat, Yaman.

Pendaftaran Beasiswa Imam Shafie College Mukalla Hadhramawat, Yaman.

*Kabar Gembira!*

Telah dibuka gelombang Ke - 3
PENDAFTARAN PROGRAM BEASISWA S1
Imam Shafie College Mukalla, Hadhramawt - Yaman
Tahun Akademik 2018 / 2019
dalam naungan Al-Allamah As-Syaikh Muhammad bin Ali Ba'athiyah (Rektor Imam Shafie College)

SYARAT PENDAFTARAN
1. Putra, maks. Usia 21 th (belum menikah)
2. Berijazah SMA / sederajat dan pernah mesantren
3. Mendapat izin dari orang tua dan pengasuh pesantren (jika masih tinggal di pesantren)
4. Melampirkan beberapa berkas yang dibutuhkan
5. Mengikuti tes (baca kitab, muhadatsah dan insya')
6. Membayar administrasi (jika dinyatakan lulus seleksi)
7. Mengikuti segala arahan panitia
8. Senantiasa menjunjung akhlaqul karimah
9. Tidak merokok

CARA PENDAFTARAN
1. Kirimkan data diri Anda dengan format :
#NAMA #TTL #ASAL PESANTREN / SEKOLAH.
Kirimkan juga FC KTP, KK, SKHUN (SMA/sederajat) dalam bentuk soft file ( JPEG / PDF) ke nomor WA berikut : 081315907747.
2. Datang di tempat dan waktu yang sudah dijadwalkan untuk mengikuti tes seleksi.

WAKTU DAN TEMPAT TES SELEKSI
Sabtu, 27 Dzulhijjah 1439 H / 8 September 2018 Pkl. 09.30 WIB - selesai di LPD Al-Bahjah Sendang, Sumber -  Cirebon.

INFORMASI
081315907747 - 085322114781

“Mohon Diinformasikan Kepada Yang Lainnya. Yakinilah Selagi Anda Memberitahu Kepada Orang Lain Lalu Mereka Menjadi Ulama, Andapun Kelak Di Akhirat Mendapatkan Kemuliaan Seperti Ulama Tersebut ”

Sumber: Grup WA
Baca selengkapnya

Thursday, August 30, 2018

Berbuat kebaikan untuk semua makhluk Allah Swt.

Berbuat kebaikan untuk semua makhluk Allah Swt.

*☘5.              T A S L I M*
*(TAUSHIYAH SINGKAT LIMA MENIT)*

           *BERBUAT KEBAIKAN*
        *ITU KESEMUA MAKHLUK*
                                       
*بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم*
*اَلسَّــلاَمُ عَـلَـيْـكُمْ وَرَحْـمَـةُ اللَّهِ   وَبَـرَكَاتُـهُ* 

Banyak cara untuk melakukan amal kebaikan kepada sesama manusia, antara lain dengan harta. *Bagaimana jika ia tidak mempunyai harta ?* Maka, ia dapat melakukan dengan akhlaknya yang baik. *Apakah akhlak yang baik itu hanya kepada manusia ?* Tentu, kepada semua makhluk yang bernyawa, termasuk kepada binatang dan kecuali kepada setan laknatullah.

Rasulullah Saw. pernah menceritakan, tentang kisah seorang pelacur dari Bani Israil yang memberi minum seekor anjing yang kehausan (hampir tewas). Lalu Allah mengampuni dosa-dosanya, dan memasukanya ke dalam surga. *(lihat HR. Bukhari : 2363 dan Muslim : 2244).*

Terus, *bagaimana dengan orang yang memelihara burung dalam sangkar sebagai hobby ?* Pada umumnya ulama berpendapat, bahwa tidak ada masalah memelihara burung sebagai perhiasan (suaranya untuk didengar). Artinya, tidak termasuk dosa, asal dipelihara dengan baik (diberi  makan dan minum), karena binatang itu diciptakan Allah memang untuk manusia, termasuk diantaranya dimanfaatkan sebagai membawa beban, digunakan diladang, disembelih dan di dengar suaranya (perhiasan). *(Lihat Qur'an Surat : An Nahl : 5 - 8).*

Sebaliknya, sebagian kecil ulama berpendapat adalah perbuatan dosa, karena ada pengekangan kebebasan burung, *bukankah habitatnya di alam bebas ?* Dan, termasuk pengekangan kasih sayang sesamanya.

Demikian disampaikan, mudah-mudahan bermanfaat, aamiin.

☘ Wassalam,
*Lembaga Surau.*
Baca selengkapnya

Tuesday, August 21, 2018

Saling memaafkan menjelang idul adha. Sunnah rasul

Saling memaafkan menjelang idul adha. Sunnah rasul

*ISTANANYA SANG PEMAAF*

Pada suatu hari, Rasulullah Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam sedang berkumpul dgn para sahabatnya.
Di tengah perbincangan dengan para sahabat, tiba-tiba Rasulullah SAW tertawa ringan sampai terlihat gigi depannya.
Sayyidina Umar Radhiallahu anha. yang berada di situ, bertanya :
"apa yang membuatmu tertawa wahai Rasulullah ?"

Rasulullah SAW menjawab :
"Aku diberitahu Malaikat, bahwa pada hari kiamat nanti, ada dua orang yang duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala di hadapan Allah."

"Salah seorang mengadu kepada Allah sambil berkata :

‘Ya Rabb, ambilkan kebaikan dari orang ini untukku karena dulu ia pernah berbuat zalim kepadaku."

Allah berfirman :
"Bagaimana mungkin Aku mengambil kebaikan saudaramu ini, karena tidak ada kebaikan di dalam dirinya sedikitpun..?"

Orang itu berkata :
"Ya Rabb, kalau begitu, biarlah dosa-dosaku dipikul olehnya"

Sampai disini, mata Rasulullah berkaca-kaca.
Rasulullah tidak mampu menahan tetesan airmatanya.

*Beliau menangis...*

Lalu, beliau Rasulullah berkata :
*_"Hari itu adalah hari yang begitu mencekam, dimana setiap manusia ingin agar ada orang lain yang memikul dosa-dosa nya."_*

Rasulullah  melanjutkan kisahnya.

Lalu Allah berkata kepada orang yang mengadu tadi :

*" Sekarang angkat kepalamu.."*

Orang itu mengangkat kepalanya, lalu ia berkata :

" _Ya Rabb, aku melihat di depan ku *ada istana-istana yang terbuat dari emas, dengan puri dan singgasananya yang terbuat dari emas & perak bertatahkan intan berlian*..! "_

_"Istana-istana itu untuk Nabi yang mana, ya Rabb ?"_

_"Untuk orang shiddiq yang mana, ya Rabb ?"_

_"Untuk Syuhada yang mana, ya Rabb ?"_

Allah SWT berfirman :
*_" Istana itu diberikan kepada orang yang mampu membayar harganya."_*

Orang itu berkata :

*_"Siapakah yang  mampu membayar harganya, ya Rabb ?"_*

Allah berfirman :

*"Engkaupun mampu membayar harganya."*

Orang itu terheran-heran, sambil berkata :

*_" Dengan cara apa aku membayarnya, ya Rabb ?"_*

Allah berfirman :

_*‘CARAnya, engkau MAAFkan saudaramu yang duduk di sebelahmu, yang kau adukan kezalimannya kepada-Ku’.*_

Orang itu berkata :

*_"Ya Rabb, kini aku memaafkannya."_*

Allah berfirman :

_*'Kalau begitu, gandeng tangan saudaramu itu, dan ajak ia masuk surga bersamamu..."*_

Setelah menceritakan kisah itu, Rasulullah berkata :

*_"Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaknya kalian SALING BERDAMAI dan MEMAAFkan, sesungguhnya Allah mendamaikan persoalan yang terjadi diantara kaum muslimin."_*

*(Kisah di atas terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Hakim, dengan sanad yang shahih.)*

*Saudaraku tercinta...*
Amalan hati yang nilainya tinggi di hadapan Allah adalah *meminta maaf, memberi maaf, dan saling memaafkan...*

 *"Maafkan diriku ya sahabat²ku dan saudaraku sekiranya pernah menyakitimu. Semoga kita bersama-sama masuk surga..."*

*آمِيّنْ  آمِيّنْ  آمِيّنْ  يَا رَبَّ العَـــالَمِيْن.....*

*"mohon maaf atas segala khilaf Dan salah"*

Selamat Hari raya Iedul Adha, semoga kita mampu ikhlas mengorbankan segala ego untuk bisa memaafkan kesalahan orang lain. 🙏😊
Baca selengkapnya

40 NASIHAT UNTUK AKTIVIS ISLAM KHUSUS UNTUK FPI BEKASI

Lambang Front Pembela Islam.
(Wakabid Jihad Muzaki Ruthab)

1. Hendaklah engkau mempunyai wirid harian dari kitabullah tidak kurang dari satu juz. Usahakan mengkhatamkan Al-Qur’an dalam waktu tidak lebih dari sebulan dan tidak kurang dari tiga hari.

2. Hendaklah engkau membaca Al-Qur’an dengan baik, memperhatikannya dengan seksama dan merenungkan artinya.

3. Hendaklah engkau mengkaji Sirah Nabi dan sejarah para generasi salaf. Banyak membaca hadist Rasulullah saw, minimal hafal 40 hadist dalam Al-Arba’in An-Nawawiyah. Dan juga mengkaji pokok-pokok aqidah dan fiqih.

4.Hendaklah engkau bersegera melakukan general check up secara berkala atau berobat, begitu penyakit terasa mengenaimu. Disamping itu perhatikan faktor-faktor penyebab kekuatan dan perlindungan tubuh serta hindarilah faktor-faktor penyebab lemahnya kesehatan.

5. Hendaklah engkau menjauhi sikap berlebih-lebihan dalam mengkonsumsi kopi, teh, dan minuman perangsang lainnya. Hindarkan sama sekali rokok atau paling tidak menguranginya karena semua bisa melemahkan jasadmu.

6. Hendaklah engkau perhatikan kebersihan dalam segala hal baik tempat tinggal, pakaian, makanan, minuman, badan dan tempat kerja, karena agama ini dibangun di atas dasar kebersihan.

7.Hendaklah engkau jujur dalam berkata dan jangan sekali-kali berdusta.

8.Hendaklah engkau menepati janji, jangan mengingkarinya, bagaimanapun kondisi yang engkau hadapi.

9.Hendaklah engkau menjadi seorang yang pemberani dan tahan uji. Keberanian yang paling utama adalah terus terang dalam mengatakan kebenaran, ketahanan dalam menyimpan rahasia, berani mengakui kesalahan, adil terhadap diri sendiri dan dapat menguasainya dalam keadaan marah sekalipun.

10. Hendaklah engkau senantiasa bersikap tenang dan terkesan serius. Namun janganlah keseriusan itu menghalangimu dari canda, senyum dan tawa.

11. Hendaklah engkau memiliki rasa malu yang kuat, berperasaan yang sensitive dan peka oleh kebaikan dan keburukan. Hendaklah engkau juga bersikap rendah hati dengan tanpa menghinakan diri, tidak bersikap taklid dan tidak terlalu berlunak hati.

12. Hendaklah engkau bersikap adil dan benar dalam memutuskan suatu perkara pada setiap situasi. Jangan kemarahan melalaikanmu dari berbuat kebaikan, jangan permusuhan membuatmu lupa dari pengakuan jasa baik. Berkata benar meskipun itu merugikan orang yang paling dekat denganmu.

13. Hendaklah engkau menjadi pekerja keras dan terlatih dalam aktivitas sosial. Bahagia jika dapat mempersembahkan bakti kepada orang lain, gemar membesuk orang sakit, membantu yang membutuhkan, menanggung orang yang lemah dan meringankan derita orang yang terkena musibah.

14. Hendaklah engkau berhati kasih, dermawan, toleran, pemaaf, lemah lembut kepada manusia maupun binatang, berprilaku baik dalam berhubungan dengan semua orang, menjaga etika-etika sosial Islam, menyayangi yang kecil dan menghormati yang besar, memberi tempat kepada yang lain dalam majelis, tidak memata-matai, tidak menggunjing, tidak mengumpat, meminta izin jika masuk maupun keluar rumah dan lain-lain.

15. Hendaklah engkau pandai membaca dan menulis, serta memperbanyak membaca koran, majalah atau tulisan lain. Bangun perpustakaan khusus, seberapapun ukurannya, konsentrasilah terhadap spesifikasi keilmuan dan keahlianmu jika engkau seorang spesialis, dan kuasailah persoalan Islam secara umum yang dengannya dapat membangun persepsi yang baik untuk menjadi referensi bagi pemahaman terhadap tuntutan fikrah.

16. Hendaklah engkau memiliki usaha ekonomi yang mandiri, betapapun kecil, dan cukupkanlah dengan apa yang ada pada dirimu betapapun tingginya kapasitas keilmuan.

17. Janganlah engkau terlalu berharap untuk menjadi pegawai negeri dan jadikanlah dia sebagai sesempit pintu rezeki namun jangan pula engkau tolak jika diberi peluang untuk itu. Jangan engkau melepaskannya kecuali jika ia benar-benar bertentangan dengan tugas dakwahmu.

18. Hendaklah engkau perhatikan tugas-tugasmu secara cermat dan berkualitas.

19. Hendaklah engkau penuhi hakmu dengan baik, penuhi hak-hak orang lain dengan sempurnan dan janganlah menunda-nunda pekerjaan.

20. Hendaklah engkau menjauhkan diri dari judi dengan segala macamnya, apapun maksud di baliknya.Jauhi mata pencaharian yag haram, betapapun keuntungan besar yang ada di baliknya.

21. Hendaklah engkau menjauhkan diri dari riba dalam setiap aktivitasmu dan sucikan ia sama sekali dari riba.

22. Hendaklah engkau memelihara kekayaan umat Islam secara umum dengan mendorong berkembangnya pabrik-pabrik dan proyek-proyek ekonomi Islam. Engkau pun hendaklah menjaga setiap keping mata uang agar tidak jatuh ke tangan orang non-Islam dalam keadaan bagaimanapun. Janganlah makan dan berpakaian kecuali produk negeri Islammu sendiri.

23. Hendaklah engkau memiliki kontribusi finansial dalam dakwah, engkau tunaikan kewajiban zakatmu dan jadikan sebagian dari hartamu itu untuk orang yang meminta dan yang kekurangan, betapapun kecil penghasilanmu.

24. Hendaklah engkau menyimpan sebagian dari penghasilanmu untuk persediaan masa-masa sulit, betapapun sedikit dan jangan sekali-kali menyusahkan dirimu untuk mengejar kesempurnaan.

25. Hendaklah engkau menghidupkan tradisi Islam dan mematikan tradisi asing dalam setiap aspek kehidupanmu. Jagalah sunah dalam setiap aktivitas tersebut.

26. Hendaklah engkau memboikot peradilan peradilan yang tidak Islami, demikian juga penerbitan-penerbitan, organisasi-organisasi, sekolah-sekolah dan segenap institusi yang tidak mendukung fikrahmu secara total.

27. Hendaklah engkau senantiasa merasa diawasi oleh Allah, mengingat akherat dan bersiap-siap untuk menuju ridlo Allah dengan tekad yang kuat, serta mendekatkan diri kepada Allah dengan banyak ibadah sunah, memperbanyak dzikir (hati dan lisan), dan berusaha m engamalkan doa yang diajarkan pada setiap kesepatan.

28. Hendaklah engkau bersuci dengan baik dan usahakan agar senantiasa dalam keadaan berwudlu (suci) di sebagian besar waktumu.

29. Hendaklah engkau melakukan sholat dengan baik dan senantiasa tepat waktu dalam menunaikannya. Usahakan untuk senantiasa berjamaah di masjid.

30. Hendaklah engkau berpuasa Ramadhan dan berhaji. Kerjakan sekarang juga jika kamu telah mampu.

31. Hendaklah senantiasa menyertai dirimu niat jihad dan cinta mati syahid. Bersiaplah untuk itu kapan saja kesempatan untuk itu tiba.

32. Hendaklah engkau senantiasa memperbaharui taubat dan istghfarmu. Berhati-hatilah terhadap dosa kecil, apalagi besar. Sediakanlah-untuk dirimu-beberapa saat untuk mengintropeksi diri terhadap apa-apa yang telah dilakukan, yang baik maupun yang buruk. Perhatikan waktumu, karena waktu adalah kehidupan itu sendiri. Janganlah engkau pergunakan ia-sedikitpun- tanpa guna dan janganlah engkau ceroboh terhadap hal-hal yang syubhat agar tidak jatuh ke dalam kubangan yang haram.

33. Hendaklah engkau berjuang meningkatkan kemampuan dengan bersungguh-sungguh agar engkau dapat menerima tongkat kepemimpinan. Hendaklah engkau menundukkan pandanganmu, menekan emosimu, dan memotong habis selera-selera rendah dari jiwamu. Bawalah ia hanya untuk menggapai yang halal dan baik, serta hijabilah ia dari yang haram dalam keadaan bagaimanapun.

34. Hendaklah engkau jauhi khamer dan seluruh makanan atau minuman yang memabukkan sejauh-jauhnya.

35. Hendaklah engkau menjauh dari pergaulan dengan orang jahat dan persahabatan dengan orang yang rusak serta jauhilah tempat-tempat maksiat.

36. Hendaklah engkau perangi tempat-tempat iseng, jangan sekali-kali mendekatinya, serta jauhi gaya hidup mewah dan bersantai-santai.

37. Hendaklah engkau mengetahui teman pergaulnmu satu persatu dengan pengetahuan yang lengkap dan kenalkanlah dirimu kepada mereka dengan selengkap-lengkapnya. Tunaikanlah hak-hak ukhuwah mereka dengan seutuhnya, hak kasih sayang, penghargaan, pertolongan dan itsar. Hendaklah hadir di majlis mereka, tidak absen kecuali ada udzur darurat, dan pegang teguhlah sikap itsar dalam pergaulanmu dengan mereka.

38. Hendaklah engkau hindari hubungan dengan organisasi atau jamaah apapun, sekiranya hubungan itu tidak membawa maslahat bagi fikrohmu.

39. Hendaklah engkau menyebarkan dakwahmu di manapun dan memberi informasi kepada pemimpin tentang segala kondisi yang melingkupimu. Jangan engkau berbuat sesuatu yang berdampak stategis kecuali dengan seijinnya.

40. Hendaklah engkau senantiasa menjalin hubungan, baik secara ruhani maupun ‘amali, dengan Jamaah dan menempatkan dirimu sebagai “tentara yang berada di tangsi yang tengah menanti instruksi komandan”.

TTD

Wakabid Jihad
Kab Bekasi
Baca selengkapnya