PENGARUH KONGRES JONG ISLAMIETEN BOND TERHADAP KONGRES PEMUDA.

Peristiwa sumpah pemuda ternyata tidak lepas dari peran kongres Jong Islamieten Bond ( persatuan pemuda Islam ). Kebangkitan jong Islamieten Bond  tahun  1925, dengan melepaskan diri dari keterikatan dengan garis kedaerahan jong java dan berjuang memperjuangkan ajaran Islam yang telah menjadi warisan nenek moyang.
      Kebangkitan Jong Islamieten Bond ini telah mendorong .lahirnya  Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia pada tahun 1926, yang beranggotakan para  mahasiswa Rechtshoogeschool ( sekolah tinggi hukum) dan Techinesche hoogeschool ( sekolah tinggi teknik) yang kini  berganti nama menjadi Institut Teknik Bandung (ITB).
       Sebelum terjadi kongres pemuda, Jong Islamieten Bond sudah lebih dahulu menyelenggarakan KOngres pada tahun 1925.  Pada saat itu Jong Islamieten Bond telah memiliki 1000 anggota di 7 cabang. Jumlah anggota sebanyak itu merupakan prestasi yang luar biasa, oleh karenanya kehadiran Jong Islamieten Bond selalu dinantikan oleh pemuda . mereka mengharapkan bangkitnya organisasi kepemudaan akan membangkitkan semangat persatuan yang akan membawa Indonesia meraih kemerdekaan .
      Hasil kongres  Jong Islamieten Bond yang bertujuan ingin mewujudkan persatuan Indonesia dengan berbagai suku dan ras ternyata mendapat reaksi keras dari keputusan kongres Budi Utomo di Surakarta, april 1928 yang menolak cita-cita perstuan Indonesia, terbaca sudah bagaimana sikap jong java dan trikoro darmo yang menginduk pada Budi Utomobahwa cita-cita mereka adalah hanya mengembangkan budaya jawa, kesenian, agama jawa dan lingkungan jawa raja( feodalisme).
     Untuk menjawab tantangan  keputusan kongres Budi Utomo, yang menolak persatuan Indonesia, 7 bulan kemudian Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia yang lahir dari..Jong..Islamieten..Bond..menyelenggarakan Kongres Pemuda II, tanggal 28 Oktober 1928 di Kramat  Raya 106
Jakarta Pusat.
      Kongres Pemuda II dihadiri oleh perwakilan-perwakilan tiap daerah dan dari berbagai latar belakang golongan yang berbeda-beda  untuk mewujudkan persatuan Indonesia. Dari kongres tersebut telah lahir sebuah gagasan besar yang menyatukan seluruh pemuda Indonesia dari berbagai ras, suku dan agama. Yang kita kenal dengan “ Sumpah Pemuda”

        Lagi dan lagi kita menemukan bahwa peran umat Islam sangat penting dalam mewujudkan kemerdekaan, keberadaan Jong Islamieten Bond ternyata sangat berperan dalam melahirkan tokoh-tokoh Sumpah pemuda, jika saja Jong Islamieten Bond tidak mengadakan Kongres, maka tidak akan lahir Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia,  jika Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia tidak lahir, maka tidak akan lahir Kongres Pemuda.  Dan  fakta yang menarik yang kita temukan ternyata latar belakang Kongres Pemuda adalah penolakan cita-cita persatuan Indonesia yang dikeluarkan secara resmi oleh organisasi  Budi Utomo dalam kongresnya, organisasi  yang katanya mengawali kebangkitan nasionalisme Indonesia, tapi faktanya kebangkitan yang di usung Budi Utomo hanya sebatas kebangkitan untuk kalangan priyayi jawa saja.


• Sumber : Api Sejarah Jilid 1

0 Response to "PENGARUH KONGRES JONG ISLAMIETEN BOND TERHADAP KONGRES PEMUDA."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel