Saturday, May 19, 2018

Geliat Timun Suri di Desa Cibening


Bekasi, ZAMANHP - Ketika Bulan Suci Ramadhan tiba, yang terbersit oleh kita semua adalah menahan haus dan lapar seharian dan saat berbuka puasa. Ya, ketika sudah memasuki Maghrib atau saat berbuka puasa pasti kita menyiapkan segala makanan dan minuman untuk santap. Mulai dari gorengan, es campur/sop buah, kue, es kelapa, buah-buahan dan masih banyak lagi.

Tetapi itu semua merupakan menu yang biasa saja. Pernahkah kalian mendengar Timun atau Mentimun ? Pasti kalian tahu dan sering makannya. Tapi, lain hal nya dengan Timun yang satu ini, ya ini adalah Mentimun/Timun Suri, buah yang berukuran cukup besar ini dan ada yang berwarna kuning, putih dan hijau ini sangat di gemari oleh masyarakat Bekasi khususnya Desa Cibening, Kec. Setu saat berbuka puasa.

Penyajiannya yang simple dan rasanya yang gurih membuat Timur Suri menjadi primadona di kala Bulan Puasa tiba.

Cukup kita belah buahnya lalu kita ambil dengan menggunakan sendok selayaknya tukang es buah saat menyajikan dagangannya, lalu kita masukan es batu dan juga sirup yang sesuai selera kita, Es Timun Suri sudah siap untuk di santap.

Sayangnya, Timun Suri ini hanya ada ketika Bulan Ramadhan tiba, selepas itu sudah tidak ada lagi.

Salah satu warga Desa Cibening yaitu Jefri mengatakan, "memang buah Timun Suri ini sangat khas dan istimewa, karena memang adanya saat Bulan Puasa saja, makanya buah ini menjadi primadona saat berbuka puasa," ujar Jefri.

Begitu juga dengan bang Nunuh yang berjualan buah Timun Suri menjelaskan, "saya jualan timun suri ini hanya ketika Bulan Puasa saja, karena warga sini (Cibening, red) sangat menyukainya. Alhamdulillah omset cukup lumayan, bagi yang mau beli silahkan datang saja kesini di Prapatan Nagan samping konter HP, saya buka setiap sore sekitar pukul 15.00 WIB sampai Maghrib," papar Bang Nunuh.

JF

Bagikan

Artikel Sering Dibaca

Geliat Timun Suri di Desa Cibening
4/ 5
Oleh

Subscribe Via Email

Suka Dengan Artikel Z@MAN.HP Management? Tambahkan Email Anda Untuk Berlangganan.