Saat Semua Runtuh

Pernah ketika kecil aku merasa sangat ingin makan sebuah permen namun tak ada uang satu rupiah pun dalam kantong. Sehingga aku memilih diam menunggu sang ayah pulang bekerja untuk meminta uang kepada beliau yang telah meninggal dunia pada tahun 1987. Seiring pertumbuhan maka kini aku telah dewasa menginjak kaki di usia 23 tahun bulan juli lalu, maka bertambah pulalah jutaan masalah yang aku hadapi.
Berawal dari mencari uang sebagai pengamen jalanan, tukang Ojek, karyawan kontrak salah satu PT, sales part handphone, marketing eksekutif developer, staf kantor notaris dan saat ini aku belajar membuat lapangan usaha sendiri dengan mendirikan satu usaha mini mikro yang bergerak dibidang telekomuniksai alias Counter Handphone.
Mengisi ulang pulsa nomor orang lain itu rutinitasku selain service handphone dan jadi agen pulsa elektrik. Maret tahun 1999 berdirilah counter bernama Z@MAN.HP Management di kp. bakom cileungsi bogor.
Mengingat modal yang sangat kecil, aku sangat sedih dengan situasi dan keadaan selama ini.
Mungkin semua dimulai dari nol, tapi semua terasa tidak sempurna hingga aku sering kebingungan dengan keadaan yang selalu kekurangan.
Saat semua runtuh aku merasa tak ada saudara atau sahabat dalam jabatan tangan ini, entah kemana dan dimana mereka semua. Aku merasa hidup ini hampa bagai tak bernyawa karena tak ada yang bisa aku bicara kala ini. mereka hanya ingin madu dari sisi hidupku.
Pernahkah hatimu runtuh?
Kuberharap hanya aku yang alami didunia ini dengan masalah hidup yang seperti ini.

0 Response to "Saat Semua Runtuh"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel